Efektivitas Teknik Role Playing untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri

 

TUGAS MEREVIEW ARTIKEL

MATA KULIAH DASAR-DASAR BIMBINGAN DAN KONSELING

Dosen Pengampu:  Alfiandy  Warih Handoyo, M.Pd.

 

                                                    Nama:         Syaima Fikya Nabilah

                                                    Jurusan:      Bimbingan dan Konseling

                                                    Kelas:         B

                                                    NIM:           2285210053

 

Judul Artikel:       Efektivitas Teknik Role Playing untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri

Volume:               Vol. 4  No .2 2019

Tahun:                  2019

Penullis:              Ira Miranda, Ibrahim Al-Hakim, Bangun Yoga Wibowo

 

ABSTRAKSI

Dilatar belakangi oleh permasalahan kepercayaan diri yang saat ini dialami oleh banyak remaja, jurnal ini bertujuan  meneliti  tentang  profil  percaya  diri dan tingkat keefektifan teknik role playing dalam meningkatkan  rasa percaya  diri siswa  kelas VIII SMP Negeri  Tiga Kramatwatu  tahun ajaran 2019-2020. Teknik yang digunakan ialah melalui bimbingan kelompok. Bimbingan kelompok ini merupakan treatment yang nantinya akan mengukur seberpengaruh apakah teknik role playing tersebut terhadap tingkat kepercayaan diri siswa.

Jenis penelitian yang  digunakan  penulis  ialah  pre-experimental design dengan one group pre-test post-test design, dan menggunakan metode penelitin kuantitatif. Populasi penelitiannya yaitu siwa kelas VIII dengan umur 12-14 tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa profil kepercayaan diri siswa memperoleh presentase kelompok kategori rendah 9%, kategori sedang 63%, dan kategori tinggi 28%.

 

PENDAHULUAN

Masa remaja merupakanmaa peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa yang dilalui setiap manusia. Remaja yang terus tumbuh dan berkemban tentunya memerlukan berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Hal ini bertujuan untuk menjalin hubungan yang baik dengan teman sebayanya. Permasalahan yang didasari dari interaksi sosial salah satunya ialah kepercayaan diri.

Kepercayaan dri bukan sesuatu yang bersifat bawaan, melainkan terbentuk dari hasil interaksi dengan linkungannya. Yang artinya pengalaman interaksi seseorang memengaruhi tingkat kepercayaan diri yang dimiliki. Faktor yang memengaruhi kepercayaan diri dibagi menjadi dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berasal dari dalam diri individu itu sendiri, yakni meliputi: konsep diri, kondisi fisik, usia, jenis kelamin, harga diri, dan pengalaman hidup. Sedangkan faktor eksternal berasal dari luar  diri individu yang meliputi: tingkat pendidikan, dukungan social, dan kesuksesan dalam mencapai tujuan.

Kenyataan yang terjadi di SMP Negeri 3 Kramatwatu yaitu, kondisi kepercayaan diri siswa berbeda-beda, dan masih ada siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah. Berdasarkan hasil wawancara, guru di sekolah mengatakan kepercayaan diri siswa yang rendah dapat terlihat kebiasaan siswa selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Gejala-gejala yang nampak diantaranya takut mengungkapkan pendapat, takut untuk bertanya saat kegiatan belajar, tidak memahami pelajaran, ragu-ragu saat berbicara di depan kelas dan diam saat ditunjuk guruuntuk maju ke depan kelas, serta cenderung menutup diri.

Disaat inilah peran guru BK sekolah dibutuhkan untuk membantu menyelesaikan masalah yang dialami siswa. Dalam bimbingan dan konseling ada beberapa layanan dan teknik yang bias digunakan untuk menyelesaikan permasalahan siswa. Salah satunya adalah teknik role playing yang digunakan dalam penelitian kali ini.

 

METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang digunakan pemulis adalah metode kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah metode yang pengumpulan datanya menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistic. Teknik penelitian yang digunakan adalah penelitian pra-eksperimen. Penelitian pra-eksperimen yaitu untuk menguji keefektifan variable-variabel yang telah dipilih untuk dijadikan penelitian. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre-test post-test design (satuan kelompok pre-test post-test) karena dalam penelitian pengukuran yang dilakukan ialah sebanyak dua kali. Pertama, yaitu sebelum eksperimen yang disebut dengan pre-test dan pengukuran yang dilakukan stelah eksperimen atau post-test dan menggunakan teknik role playing sebagai treatment. Sedangkan, analisis data yang digunakan ialah analisis validitas, analisis rehabilitas, analisis kategorisasi, dan analisis pre-test post-test.

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil penelitian menunjukan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kramatwatu terdapat sebagian pada  kategori rendah, yang menunjukan indikator terendah pertama yaitu memandang dirinya berharga, indikator terendah kedua yaitu mengerjakan tugas dengan mandiri, indicator terendahketiga yaitu memiliki tekad yang kuat, serta indicator terendah keempat yaitu menghadapi resiko yang terjadi. Setelah dilakukan treatment terjadi peningkatan yang signifikan pada indicator terendah yang menjadi acuan untuk melakukan treatment. Treatment yang dilakukan menggunakan layanan bimbingan kelompok yang dapat digunakan untuk membantu perkembangan individu berkaitan dalam bidang pribadi, social, belajar, dan karir. Bidang pribadi  dalam bimbingan kelompok yang dilakukan dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa.

Bimbingan kelompok yang digunakan penulis menggunakan teknik role playing. Role playing adalah suatu kegiatan bermain peran yang bisa menjadi salah satu strategi dalam bimbingan kelompok. Yang natinya bimbingan kelompok ini dapat mengatasi permasalahan yang dialami siswa yang memiliki permasalahan kepercayaan diri. Bimbingan ini dilakukan dengan cara yang menyenangkan, dan siswa diharapkan dapat mengatasi permasalahannya dengan strategi yang baik serta sesuai dengan permasalahan yang dialami.

Bimbingan kelompok dilakukan dengan menyatukan siswa yang menjadi target penelitian dalam satu kelompok. Dan setelah para siswa diberikan perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok yang menggunakan teknik role playing ini, anggota kelompok menjadi paham mengenai langkah-langkah role playing dalam meningkatkan kepercayaan diri yang dimilikinya dan teman-temannya yang sebelumnya berada dalam kategori rendah. Pada awalnya, masih ada anggota kelompok yang belum dapat secara maksimal menerapkan teknik role playing. Namun pada pertemuan yang selanjutnya, setiap anggota kelompok bias menunjukan peningkatan kepercayaan diri yang baik. Dan dapat dipastikan bahwa teknik role playing ini efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa.

 

KESIMPULAN

Setelah dilakukannya penelitian dan pengamatan, penulis memberi kesimpulan efektivitas teknik role playing untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kramatmatu Tahun Ajaran 2019/2020. Sebelum diberikan treatment siswa berada pada kategori rendah, namun setelah diberikan treatment siswa berada pada kategori sedang.

 

DAFTAR PUSTAKA

Miranda, Ira. Dkk. 2019. Efektivitas Teknik Role Playing untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri. Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling, 4(2).

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar